Postingan

Menampilkan postingan dengan label mysql

Memindahkan Direktori Database MySQL di Ubuntu GNU/Linux

Gambar
Baru baru ini saya meng- install sistem operasi desktop Ubuntu versi 14.04.1 LTS ke laptop dan salah satu aplikasi "wajib" adalah database server MySQL, karena hampir semua aplikasi web yang saya bangun menggunakan MySQL sebagai backend -nya. Salah satu kebiasaan saya ketika meng- install MySQL adalah memindahkan direktori tempat MySQL menyimpan semua databasenya ke lokasi non-standar, yang by default berlokasi di /var/lib/mysql , saya pindahkan ke lokasi /home/direktori/mysql misalnya. Hal ini saya lakukan agar memudahkan pemindahan dan backup data apabila Ubuntu-nya akan saya upgrade ke versi major . Ternyata memindahkan direktori database MySQL di distro GNU/Linux populer seperti Ubuntu dan CentOS tidak semudah zaman dahulu, seperti zaman Ubuntu versi 8.04 dulu (lama banged yak :p) misalnya. Kalau dulu cukup ubah konfigurasi di file konfigurasi /etc/my.cnf , ubah permission direktori, restart daemon semua langsung jalan. Dengan semakin tinggi-nya keamanan di lapi...

MySQL Improved alias MySQLI!

Sejak PHP 5 dirilis, muncul extension baru sebagai API ke RDBMS MySQL. Extension baru ini dinamakan MySQLI atau MySQL Improved. MySQLI memperkenalkan cara baru dalam berinteraksi dengan database server MySQL melalui PHP (dan konon lebih cepat dan lebih secure, walaupun gw sendiri belum pernah melakukan benchmark). Yang paling keren menurut gw adalah model OOP baru dari MySQLI ini. Jadi di MySQLI kita bisa menggunakan 2 style coding, OOP ataupun prosedural. Model OOP-nya asyyiik banget dan lengkap. Untuk nginstall extension MySQLI di Linux cukup gampang, cari aja paket-paket binary yang udah disediain ma distro masing-masing atau kalo kita biasa compile sendiri maka kita harus nambahin flag : --with-mysqli=shared,/usr/local/mysql/bin/mysql-config pada command configure kita Kalo di Windows lebih gampang lagi, cukup tambahin baris : extension=php_mysqli.dll pada deretan module-module extension yang laennya di file php.ini . Trus restart deh Web Server-nya. Langsung aja kit...