Rabu, Agustus 24, 2011

Instalasi Senayan Library Management System (SLiMS) di Mac OSX berikut dengan dukungan Z39.50 (Bagian 1)

Sebenernya udah lama mau nulis tutorial ini, tapi karena "kesibukan" (#eaaa) yang mendera, baru kali ini kesampean, sekalian menyambut bulan Ramadhan yang penuh barokah dan kehadiran versi SLiMS terbaru Stable15 Matoa. Berhubung saya ini juga orang sangat pelupa, maka ada baiknya sekalian saya dokumentasikan cara instalasi SLiMS di Mac OSX, kali-kali aja di kemudian hari saya lupa :D. Untuk instalasi di Mac OSX sebenernya relatif mudah, beberapa prasyarat yang harus anda penuhi adalah:

  1. Desktop MacPro, Imac, Macbook, MacbookPro atau Macbook Air! (YA IYAAALLLAH!!!).
  2. Terinstall sistem operasi OSX minimal versi 10.4 (boleh Intel atau PPC) dan ke atasnya
  3. Paket XAMPP for Mac terbaru
  4. Paket Xcode. Xcode merupakan paket development Mac OSX yang didalamnya terdapat compiler gcc, g++, make, dll. yang kita butuhkan untuk meng-compile YAZ dan PHP-YAZ. Xcode biasanya disertakan pada setiap DVD instalasi Mac OSX, atau kalo DVD instalasinya udah raib alias hilang, download aja di website resmi Apple, gratis kok.
  5. Paket SLiMS versi source (bukan psenayan/portable senayan) terbaru, misalnya pada saat tulisan ini dibuat SLiMS Stable15 (Matoa)

Untuk tutorial ini, saya menggunakan MacbookPro dengan Mac OSX versi 10.6.8 dan paket XAMPP for Mac yang saya gunakan adalah versi 1.7.3, berikut dengan paket XAMPP Dev (xampp-macosx-1.7.3-dev) dengan versi yang sama. XAMPP Dev merupakan paket tambahan opsional yang berisi file-file development header dari aplikasi-aplikasi yang terdapat di dalam XAMPP seperti PHP, MySQL, library-library, dsb.

Oke mari kita mulai proses instalasinya!

  1. Unduh (download) paket XAMPP untuk Mac di laman (website) Apachefriends. Inget ya, yang versi Mac, jangan yang versi Linux, Solaris, apalagi Winslow ehhh, Windows. Silly maybe, but guess what? ada aja orang yang salah download!
  2. Download file Universal binary dalam format .dmg yang disediakan. Jangan lupa download juga paket development-nya agar kita bisa meng-compile library YAZ dan PHP-YAZ nanti.
  3. Setelah selesai di-download, klik dua kali pada file image .dmg XAMPP untuk membuka installer-nya. Drag folder XAMPP ke folder Applications untuk menginstall.
  4. Selesai proses instalasi, sekarang giliran install paket .dmg XAMPP Dev-nya. Caranya hampir sama dengan instalasi XAMPP, buka paket .dmg-nya dan jalankan installer yang terdapat di dalamnya. Ikuti proses wizard instalasinya.
  5. Masuk ke folder Applications dan cari folder XAMPP disitu. Jalankan program "XAMPP Control". Nanti akan ada jendela aplikasi kecil yang berisi tombol untuk menjalan Apache, MySQL dan FTP. Cukup jalankan Apache dan MySQL saja, FTP server-nya engga perlu.
  6. Sekarang giliran instalasi SLiMS. Ekstrak paket SLiMS versi source yang sudah anda download dari situs resmi SLiMS, dan kemudian kopikan folder hasil ekstraksinya (misal nama foldernya s3st15_matoa) ke folder /Applications/XAMPP/htdocs/.
  7. Buka browser web favorit anda, misalnya Safari, Firefox, Chrome atau Camino dan arahkan ke URL phpMyAdmin di http://127.0.0.1/phpMyAdmin untuk membuka program manajemen database MySQL berbasis web, phpMyAdmin yang kesohor itu. By default instalasi XAMPP, phpMyAdmin bisa diakses bebas tanpa harus memasukkan username dan password.
  8. Buatlah sebuah database baru dengan nama "senayandb". Setelah database berhasil dibuat masuk ke menu tab "Import" dan pilih file "senayan.sql" yang terdapat di dalam folder "install" di source SLiMS hasil ekstraksi kita tadi. Setelah proses import berhasil maka kemudian pilih menu tab "SQL" dan jalankan perintah berikut:
    
    GRANT ALL ON senayandb.* TO 'senayanuser'@'localhost'
    IDENTIFIED BY 'password_senayanuser';
    FLUSH PRIVILEGES;
    
    
  9. Buka Tab baru pada browser web anda dan masukkan alamat: http://127.0.0.1/s3st15_matoa . VOILLAA SLiMS sudah terinstall di Mac OSX ente gan!
Okeh. Bagian 1 sampai disini dulu, besok bagian 2 dimana kita akan meng-compile YAZ dan PHP-YAZ agar fitur Z39.50 yang dahsyat itu bisa berjalan di Mac OSX, akan saya lanjutkan, selamat menggunakan SLiMS di Mac OSX anda! (Ane tunggu cendol-nya ya gan xixixiiiii)

Jumat, Agustus 05, 2011

Tips dan Trik Pemeliharaan a.k.a Maintenance Senayan Library Management System (SLiMS)

Beberapa teman pengguna SLiMS sering bertanya kepada saya, apa saja tips dan trik dalam pemeliharaan SLiMS, terutama bagi yang menggunakan versi Portable Senayan (psenayan). OK, kalau begitu sekalian aja biar ga lupa kita dokumentasikan di posting blog saya yang jarang sekali dimutakhirkan/update ini (heheheeee):

Tips 1:
Hapus semua file image barcode secara rutin
Setelah sekian lama menggunakan SLiMS kemudian sering membuat barcode untuk data Item/Copies koleksi, maka file-file image barcode hasil generate cetak barcode akan menumpuk di folder "lokasi_source_slims/images/barcodes". Walaupun besar file-nya kecil-kecil tetapi cukup mengganggu juga kalau jumlah sudah ribuan, terutama bagi mereka yang pakai webhosting dengan space harddisk pas-pasan. Oleh karena itu bagi mereka yang sering mencetak barcode koleksi atau kartu anggota dengan SLiMS paling tidak sebulan sekali silahkan itu semua file image .png barcode di folder "lokasi_source_slims/images/barcodes" dibabat abissss!

Tips 2:
Cek file access.log dan error.log web server Apache di psenayan
Ada kaskus, ehhh... :p kasus dimana pengguna psenayan bingung setengah hidup ketika melihat ukuran folder psenayan mereka menggelembung atau bahasa kerennya, BLOATED, menjadi 3-5 Gigabyte padahal mereka tidak mengupload file-file digital ke SLiMS. Penyebab hal ini ternyata adalah file log milik web server Apache, yaitu error.log dan access.log yang menjadi semakin besar seiring pemakaian psenayan. Bagi anda yang belum tahu fungsinya, file access.log menyimpan semua informasi request HTTP yang dilakukan ke web server Apache, sedangkan error.log menyimpan semua error/galat yang terjadi pada request HTTP, error yang terjadi pada program Apache itu sendiri, error pada SSL, dan error-error lainnya. Letaknya ada di direktori "/psenayan/apache/logs". Nah solusi masalah ini ada 3 alternatifnya:
  1. Solusi 1: Kosongkan kedua file tersebut, atau hapus apabila terlalu besar untuk dibuka dengan Notepad dan kemudian buat kembali file teks kosong dengan nama yang sama. Solusi ini berlaku bagi mereka yang mengganggap tidak perlu mengetahui apa isi dari log web server Apache
  2. Solusi 2: Compress dalam format zip atau rar kedua file tersebut dan backup ke tempat lain kemudian buat kembali file teks kosong dengan nama yang sama. Solusi ini berlaku bagi mereka yang mengganggap penting untuk mengetahui apa isi dari log web server Apache, biasanya admin jaringan perlu menganalisa isi dari log ini, terutama apabila terjadi hacking, cracking, deface, dll pada website
  3. Solusi 3: Gunakan fasilitas Log Rotation yang disediakan oleh Apache untuk merotasi isi log secara otomatis dan periodik. Untuk lebih lengkapnya silahkan ikuti petunjuknya disini Log Rotation. Atau bisa juga gunakan fitur Piped Logs

Tips 3:
Backup psenayan dan database secara rutin
Bagi pengguna psenayan lakukan backup satu folder psenayan secara rutin dengan melakukan dua tips sebelumnya terlebih dahulu agar ukuran backup tidak terlalu besar dan kemudian kompresi folder psenayan dalam format zip atau rar (mau lebih kecil lagi? pake format 7z atau lzma sekalian :D). Beri nama file kompresi tersebut misalnya psenayan-20110817.zip biar kita lebih mudah mengidentifikasi kapan tanggal pembuatan backup tersebut.
Untuk membackup database, gunakan fasilitas "Database Backup" yang terdapat pada modul "System" di SLiMS. Sebelumnya pastikan bahwa sudah tidak ada warning mysqldump di halaman awal admin SLiMS. Jangan lupa juga untuk memindahkan semua file hasil backup SLiMS (.sql atau .sql.gz) yang terletak di direktori "lokasi_source_slims/files/backup" ke tempat lain.

Tips 4:
Optimasikan database SLiMS
Bagi anda pengguna SLiMS yang sering kali melakukan proses update data dan penghapusan data, ada baiknya lakukan proses optimisasi database SLiMS. Untuk optimasi database SLiMS gunakan saja phpMyAdmin atau kalo mau lebih hardcore login ke database server MySQL pake terminal/commandline. Dengan phpMyAdmin masuk ke database yang digunakan SLiMS (biasanya di psenayan namanya "senayandb"), dan kemudian masuk ke tab menu SQL dan masukkan perintah berikut:

OPTIMIZE TABLE `biblio` , `biblio_attachment` , `biblio_author` , `biblio_topic` , `files` , `item` , `member` , `mst_author` , `mst_label` , `mst_topic`;

Tips 5:
Backup dan kosongkan System Logs SLiMS secara rutin
Lakukan proses backup dengan mendownload log System SLiMS dengan menggunakan fasilitas yang sudah disediakan dan kemudian kosongkan System Log SLiMS. Lakukan ini secara berkala setiap bulan.

Kira-kira begitulah tips dan trik dalam proses maintenance SLiMS yang bisa saya share kepada rekan-rekan pengguna SLiMS, ditunggu masukkan tips dan trik yang lainnya dari rekan-rekan semua. Semoga bermanfaat :)